Selasa, 06 Januari 2015

Uji Protein dalam makanan

Menguji Kandungan Protein dalam Makanan
A. Dasar Teori
Protein ialah senyawa organik yang tersusun atas unsur-unsur seperti C, H, O, dan terkadang mengandung unsur S dan P. Dasar penyusun protein yakni asam amino. Asam amino terbagi dua jenis, meliputi: asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh dan berasal dari luar tubuh; dan asam amino non-esensial yang dapat diperoleh dalam tubuh.
Berdasarkan asalnya, protein terdiri atas protein hewani dan protein nabati. Protein hewani bersumber dari hewan seperti daging, ikan, telur, dan susu. Protein nabati bersumber dari tumbuhan misalnya terutama sayur-sayuran, padi-padian, dan kacang-kacangan.

B. Tujuan
Mengetahui kandungan protein dalam makanan

C. Alat dan Bahan
1. Mortar
2. Gelas ukur
3. Beberapa gelas kimia
3. Pipet tetes
4. Bahan makanan seperti telur rebus, pisang, tahu, minyak goreng, tempe, dan daging
5. Larutan biuret

D. Langkah Percobaan
1. Ambil bahan makanan yang padat dan kering, kemudian tumbuk dengan menggunakan mortar.   Setelah itu, tambahkan air sehingga terbentuk larutan.
2. Masukkan larutan tersebut ke dalam gelas kimia. Kemudian, ulangi untuk bahan makanan yang   lain.
3. Ambil larutan makanan tersebut dengan pipet, kemudian masukkan ke dalam tabung reaksi.
4. Selanjutnya, masukkan 3 tetes larutan biuret ke dalam tabung reaksi dan kocok hingga homo-gen.
5. Amatilah perubahan warna yang terjadi pada larutan biuret. Apabila bereaksi bersama protein larutan biuret akan berwarna ungu.

E. Pembahasan
1. Setelah dicampur dengan larutan biuret, adakah perubahan warna pada larutan tersebut?
2. Manakah bahan makanan yang mengandung protein?
3. Presentasikan dan diskusikan hasil yang kalian peroleh.

Sumber : Bilogi SMA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar